Cara Menjadi Haji Mabrur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad

Cara Menjadi Haji Mabrur

Untuk mendapat predikat mabrur dari Allah, perlu memperhatikan beberapa poin berikut ini. Karena calon jamaah haji 2019 harus...

Cara Menjadi Haji Mabrur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad

Daftar Isi

  1. Predikat Haji Mabrur
  2. Kembali ke Tanah Air

Bagi jamaah haji pasti ingin menjadi haji mabrur, karena dengan mendapat mabrur maka bisa dikatakan ibadah hajinya diterima dan perjalanan ibadah suci dalam memenuhi rukun islam tidak sia-sia. Untuk itu perlu kiranya Anda mengetahui apa saja cara menjadi haji mabrur?

Untuk mendapat predikat mabrur dari Allah, perlu memperhatikan beberapa poin berikut ini.

Predikat Haji Mabrur

Pertama, pastikan niat Anda tulus ikhlas semua ibadah dan yang Anda lakukan semata-mata hanya karena Allah SWT. Bukan karena ingin disebut pak haji, atau ingin dihormati masyarakat.

Niat merupakan segala-galanya bagi suatu perbuatan, untuk itu luruskan niat hanya kepada Allah.

Kedua, pastiin dulu biaya yang Anda gunakan untuk ibadah haji itu berasal dari harta yang halal, bukan hasil curian, judi, korupsi, curang, dan lain hal sebagainya.

Dengan menggunakan harta yang halal dalam pembiayaan haji Anda, maka pasti menjadi sebuah keberkahan luar biasa. Tidak sedikit jamaah haji sepulang ke kampung halaman mendapat aneka rezeki melimpah dari Allah, karena uang yang digunakan untuk haji ialah bersumber dari hal halal.

Ketiga, Wajib hukumnya melaksanakan haji entah dari rukun haji, wajib haji, sunnah haji dilakukan sesuai dengan syariat.

Maksudnya, pelaksanaan ibadah haji 2019 ini harus sesuai syariat islam yang telah ditentukan. Bukan mengarang sendiri atau sesuka hati, karena ibadah haji itu sangat sakral.

Keempat, selama pelaksanaan ibadah haji (di tanah suci) tidak pernah satu kalipun melakukan :

  • Rafas (ucapan maupun perbuatan kotor dan bersifat p*rnografi)
  • Fasiq (perbuatan dosa / maksiat)
  • Jidal (pertengkaran / berbantah-bantahan)

Hal ini sangat penting, karena Allah pasti akan membalas sesuatu hal buruk secara langsung ketika masih di tanah suci. Tujuannya agar si jamaah tersebut segera ingat dan bertaubat, tidak mengulangi kebiasaan buruk mereka.

Kelima, sepulang dari tanah suci berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan ibadah serta kepedulian sosial. tandanya :

  • Tutur kata dan perilaku lebih baik dari sebelumnya.
  • Menebarkan kesejahteraan dan kedamaian.
  • Senang membantu dan memberi kepada yang lain.

Kembali ke Tanah Air

Dari lima poin diatas bisa menjadi tolok ukur bagi kita semua sebagai kiat meraih haji mabrur 2019, karena sesungguhnya haji itu bukan hanya gelar yang didapatkan setelah pulang ke tanah air saja, melainkan kita sebagai hamba Allah wajib menjaga kesucian haji yang sudah kita lakukan.

Hal terpenting ciri haji kita diterima (mabrur) atau tidak, bisa dilihat dari bagaimana tindak perilaku kita sebagai orang yang sudah melaksanakan haji kembali ke tanah air. Karena hanya baik saat ibadah di tanah suci namun sekembalinya ternyata tidak menjadi lebih baik, maka bagaimana bisa disebut sebagai haji mabrur? Namun kita tidak boleh men-judge orang seperti apa, karena diterima atau tidaknya amal seseorang itu hanya Allah yang tahu.

Semoga kita semua mendapatkan haji mabrur, dan juga kita semua dapat menjaga amanah mabrur tersebut dengan bertingkah laku baik serta bertutur kata sopan tidak melukai orang lain.

Bagi Anda yang belum sempat melaksanakan ibadah haji, semoga Allah SWT berikan jalan rezeki dan berikan kesempatan agar para pembaca website KEMENAG.CO ini dapat menunaikan ibadah di depan kabah, Aamiin.


💣 JudulCara Menjadi Haji Mabrur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad
🚩 KategoriPersiapan Haji
🔖 Tag#hajimabrur #menjadihajimabrur #caramenjadihajimabrur #rafas #fasiq #jidal #ibadahhaji #kemenag
🔰 PublishTue, 23 Jul 2019

Komentar Anda